Pernikahan Itu Indah.. Tapi..

Hehe.. Iseng aja si nulis ini karna akhir2 ini banyak melamun. Padahal gak ada beban yang seberat gunung yg tak sanggup aku pikul. Hanya cobaan kecil yg Tuhan berikan untuk mengingatkan ku kpd-Nya.Sebenarnya malu jg saat hendak nulis posting ini tapi ya wajar karna hal it memang sudah saatnya.
22 tahun, umur yg sudah cukup matang untuk menjalankan sunah Rasul ( menikah ). Terkadang fikiran it terlintas dgn sendrnya di benak ku. Bukan keinginan yg aku buat sendri loh (ngeles, hehe)
"wanita yg baik dciptakan untuk laki2 yg baik, begitupun sebalik'y"
hufh, sesuatu yg mengubah semua keinginan untuk menikah pupus. Karna aku berfikir aku belum bisa menjadi seorang yg baik, ya walau senantiasa mencoba. Karna pada hakikat'y menikah itu bukan suatu keingnan tapi pilihan.
ada 1 lagu nasyid yg brkata:
menikah mengurangi dosa dan maksiat, karna bisa menjdikan dosa menjadi pahala ketika menikah. Ga perlu djelasn ya karna past smuanya dah tw. Haha.. menikah adalah sebuah ladang ibadah yg amat disukai Rasulullah. Tapi tetap saja kedua hal trsebut belum bisa membwtku melakukannya. Masalah sebnarnya si belum ada cinta yg datang. Hiks2 kya lagu BCL aja. Tapi aku ingin meminta kepada Mu sebelum dan sesudahnya. Ketika aku jatuh cinta, aku ingin jatuh cinta kepada seseorang yg mencintai Mu, karenanya aku yakin cintanya untku takan pernah pupus.
Ketika aku jatuh cinta, aku ingin jatuh cinta kepada seseorang yg bukan memberiku rayuan tapi keinginan dan tekad. Karna ketika aku bersama'y aku takan merasa tertipu. Ketika ak jatuh cinta, aku ingin jatuh cinta kepada orang yg senantiasa menebarkan wangi cinta dalam setiap kehidupan yg Engkau berikan. Karenanya kehidupan ku dan kehidupan orang lain senantiasa berjalan harmonis.
Semua itulah doaku dan teman ku berkata wlw kita bukan orang yg senantiasa taat tapi kita berhak untuk meminta kepada-Nya, walawpun mungkin terkabulnya permohonan itu sulit. Tapi kita haruz senantiasa yakin karna Tuhan senantiasa mengasihi hambaNya. Sebenarnya antara cinta dan benci itu sangat tipis perbedaanya. Karna cinta adalah perasaan begitupun benci, tapi degan cinta kita bisa mengubah benci menjadi cinta dan cinta itu sendri bisa jadi benci ketika kita terlampu mencintai.
Pernah denger kepanjangan Benci? (benar benar cinta). Karnanya cintailah sesuatu dengan sewajarnya, bisa jadi pada suatu waktu kamu bisa membencinya begitupun sebaliknya.
Allah itu maha adil, dia akan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. So, berdoalah sebanyak yang kau mampu. Karna Tuhan yang akan jadi penentu. Dan mencintailah dengan wajar karna dengan kewajaran kita bisa melihat kebenaran dan keburukan.
Dari Berbagai Sumber
Receive The Latest Posts Directly To Your Email - It's
Free:
